Selasa, 26 November 2013

463 SDN MENJADI 395 TAHUN 2014

Dispendik kota Surabaya akan terus membenahi lembaga SDN di kota Pahlawan. Seiring dengan menjadikan kota Surabaya sebagai Barometer Pendidikan, beberapa sekolah akan disulap menjadi lantai 3. Salah satu kegiatan yang harus dilakukan dengan menggabung beberapa sekolah di satu komplek atau sekolah berdekatan menjadi SATU SDN. Kegiatan inilah yang kemudian dikenal dengan nama MERGER.
Keuntungan merger :
1. Akan banyak kantor guru/KS, ruang perpustakaan dan ruang-ruang lain untuk kegiatan indoor.
2. Halaman/lapangan bermain siswa akan semakin luas
3. Tidak ada lagi persaingan siswa dan guru dalam satu komplek.
Kerugian :
1. Akan ada penyesuaian bagi siswa dan guru.
2. Ada KS yang harus mutasi dan periodisasi
3. Penataan kembali RKJM dan RAPBS/RAKS
Solusi :
1. Penyesuaian siswa dan guru membutuhkan figur KS yang sabar, tegas, dan memiliki wawasan kebangsaan.
2. KS di semua SDN merger selayaknya mutasi ke tempat lain
3. KS periodisasi dapat memilih :
    a. Jalur Pengawas dengan tes Pengawas
    b. Menjadi Panilik
    c. Menekuni profesi yang sesungguhnya yaitu menjadi guru
    d. Pensiun dini
4. KS baru sesegera mungkin untuk menata sekolah dengan :
    a. Menyiapkan Visi dan Misi baru
    b. Merampingkan 4 Koordinator tugas tambahan guru untuk memperkuat kinerja sekolah
    c. Segera sosialisasi pada komite dan masyarakat
    d. Menata Program Sekolah dan program keuangan untuk mendukung keberhasilan pendidikan.
Acara yang berlangsung di Aula Dispendik ( Selasa, 26 Nov 2013 ) ini dipandu oleh Bp. Andy Pramono dengan Nara sumber Kepala Dsipendik Kota Surabaya, dihelat dalam dua sesion yaitu sesion I ( Pukul 12.00 - 14.00 ) dengan peserta Kepala SDN Wilayah Surabaya I, II, dan sebagian wilayah 4. Gelombang II berlangsung pukul 14.00 untuk Kepala SDN Wilayah Surabaya 3, 5 dan Surabaya 4 (Kec. Lakarsantri, Pakal, Sukomanunggal, dan Wiyung ). 
Juga disampaikan dan diingatkan kembali tentang Peraturan Disipilin Pegawai Negeri, Kinerja Guru, Rapor Kelas I dan IV online, Ulangan di sekolah, dan DP3 baru untuk 2014, serta membangun sekolah baru di masing-masing kelurahan. Data-data guru di dapodik harus benar sebenar-benartya untuk TPP.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar